Kamis, 14 Oktober 2010

Sesi Curhat ( grievances that I think 'if you have a friend that parasite' )

Teman adalah tempat kita curhat dan tempat kita bercerita tentang segala hal yang tidak kita ingin ceritakan kepada orang tua kita sekali pun
Tetapi teman juga sama seperti tumbuhan, bersimbiosis
Ada yang simbiosis mutualisme dan simbiosis parasitisme…

take and give itu hal yg selalu kami terapkan
Hai, guys, sudah pada tahu kan, yang dimaksud dengan kata bijak di atas. Ya ya ya…, di satu sisi kita pasti nggak akan bisa hidup tanpa teman. Tapi kok, lama-kelamaan teman yang ada di sekeliling berubah jadi parasit alias tidak menguntungkan.
Looh, kenapa dalam berteman harus ada untung ruginya. Tunggu sebentar! Jangan berprasangka yang buruk atau berpikiran yang nggak-nggak dulu! Memanfaatkan itu tidak selalu merujuk pada sesuatu yang negatif lho. Memanfaatkan juga bisa dalam segi yang positif.
Gini, guys, kata memanfaatkan itu maknanya ada dua. Satu, memanfaatkan yang membuat salah satu pihak untung, namun membuat pihak yang lain rugi. Kedua, memanfaatkan yang membuat masing-masing pihak untung.
Makna yang terakhir bukan membuat kita untuk berteman tidak tulus alias tidak ikhlas dengan mempertimbangkan untung ruginya. Tetapi justru membuat teman-teman untuk bisa membatasi diri agar tidak dipermainkan oleh teman alias cuma dimanfaatin doang. Lagi pula, pada dasarnya hubungan pertemanan itu modalnya adalah ikhlas, take and give.
Kedua alternatif itu memang menjadi pilihan bagi teman-teman. Apakah ketika berteman-teman hanya ingin menjadi parasit ataukah saling menguntungkan antara satu dengan yang lain. Hal tersebut perlu kita renungkan bersama-sama, bagaimana kondisi persahabatan atau pertemanan yang sudah kita jalani.
Apakah kondisi pertemanan kita sudah tulus, ataukah pertemanan yang teman-teman bangun selama ini belum tulus. Karena apa yang kita tanam maka kita juga yang bakal menuainya. Kalau kita menanam ketidaktulusan, maka kita pun juga bakal menuai ketidaktulusan juga. Namun kalau ketulusan yang kita bangun, maka ketulusan pula yang bakal kita ambil.
Seperti yang sering saya katakan. Teman merupakan sosok yang paling dekat dengan kita ketika jauh dengan keluarga. Sehingga saya sangat menghargai dan menghormati sebuah hubungan persahabatan.
“Saya berusaha untuk bisa berteman dengan tulus dengan siapa pun. Entah nantinya ada yang berteman dengan tidak tulus dengan saya. .Tapi saya tidak mau punya teman parasit. Karena nggak enak banget”.

Ketahuan Busuknya
“Bau busuk itu lama-kelamaan juga bakal ketahuan baunya oleh orang lain,” awal mulanya mungkin gak ketahuan tapi kalau terus-terusan pasti bakal jengkel juga misalnya kalau ada teman yang terus-terusan memanfaatkan kita minta di traktirlah, baik meniru pelajaran, meminta tolong, atau selalu menggambarkan dirinya dia orang tersusah didunia sehingga kita gak tega buat membantu dia. Sebagai teman yang baik bagusnya sih usahakan jangan langsung memarahinya atau mendendamnya. Namun kita bisa menasihatinya supaya tidak melakukan hal konyol tersebut. Tapi memang harus di akui untuk menasehati dan tidak menyimpan ketidak sukaan itu sulit banget apalagi tipe-tipe orang macam saya yang paling gak bisa nyembunyiin ekspresi saya yang marah ataupun gak suka sama orang lain.

Bagusnya sich di kasih tau dan di Nasihati dulu sajalah, supaya teman kita yang selalu memanfaatkan kita siapa tahu bisa berubah, tp kata-kata ini pasti muncul dan terngiang dalam pikiran kita (emang orang kayak gitu bisa berubah ya?) tapi kalau gak di bilangin berarti kita gak sayang dong sama temen kita? emang sulit dikarenakan kita sudah terlanjur makan hati sama dia tapi kalau kalian care apa boleh buat kasih tau dan nasehati mujur-mujur di dengerin kalau gak didengerin jd musuhan dech. (klo buat gw sich lebih bagus begitu biar gak jd parasit lg wkwkwkwk ). 

Ada cara lain juga sich caranya adalah membuat teman parasit tersebut untuk jera (kata pacar temen) Kerjain dia balik, peretin balik, dan pastinya manfaatin dia lebih lebih lebih lebih dan lebih dari yang dia lakukan ke kita tapi harus di ingat sekali aja supaya dia 'JERA'. Dan sepertinya itu cara yang paling efektif.  Mungkin agak sedikit nakal, tetapi itu juga demi kebaikan teman (hehehe).

Ristanti pratiwi yg memberikan solusi kerjain balik si parasit (sumber: pacarnya dia)
Alin orang pertama yg mengetahui kejengkelan saya pada hari ini
Intinya sebisa mungkin kita berteman bukan karena si A kaya, si B pinter, atau si C mudah di peralat jauh-jauh dech sifat kayak gitu... Ayo teman-teman para pembaca kita jangan sampai jadi parasit karna yang bakal rugi nantinya itu kita. So, buat yang udah jadi parasit cepetan sadar yah :)

SELAMAT MEMBACA :) THX YAH DAG MAMPIR DI BLOG KU

6 komentar:

  1. iya gue jg pernah punya temen PARASIT dan doi itu kerjanya cuma NYUSAHIN dan BEBANIN org doang.

    BalasHapus
  2. :) but you and I better than him/her, coz we are not parasites. btw thx for reading and comment my blog.

    BalasHapus
  3. great parasit mang mst di gituin biar jera.

    BalasHapus
  4. :) iyah... boleh juga kok biar dia tau klo dy diposisi yg di rugiin itu gg enak. tp jgn terus"n di gituin nnt qt jd parasit jg dong? hihihi thx yah dagh baca dan memberi komentar :)

    BalasHapus
  5. hmm...yang begitu mang harus diberantas kayaknya...

    BalasHapus
  6. wah bustom punya blog juga huhuhu follow akyu dong nnti akyu folback :P iyah bang buz thx yah bang buZ dagh mo mampir :)

    BalasHapus